Denting piano
Temaniku dalam sunyi malam
Dingin...
Hati yang disapa angin rindu
Bersama awan hitam bergelombang
Tanda air mata tak terbendung lagi
Kuat inginnya hati
Tapi nyata memang pahit
Seperti memadamkan cahaya
Hingga tidak mungkin
Bila kau berlari
Kau akan hilang
Hati berkata
Jangan kau pergi
Ku selalu disini
Menanti kesiapan hati
Yang menghapus luka ini
Tapi kini ku sadar
Rasamu telah mati
Pergi bersama mimpi
Ku mohon jangan kau lupa bait ini
Simpanlah untukmu sendiri
Hanya ini yang bisa ku beri
Tidak ada komentar:
Posting Komentar